Unhas Beri Ruang Mahasiswa Kembangkan Talenta dan Potensi

 


Makassar, Prestasinews.com— Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mendorong mahasiswa mengembangkan potensi dan talenta melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan. Kampus dinilai perlu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenali, mengasah, dan mengembangkan kemampuan melalui pengalaman nyata.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, dalam Kegiatan Pro-Spek #2 yang merupakan rangkaian rekrutmen anggota baru UKM Protokoler Unhas Tahun 2026 di Arsyad Rasjid Lecturer Theater, Kampus Unhas, Tamalanrea, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA itu diikuti 164 calon anggota baru UKM Protokoler Unhas. Ketua Panitia Pro-Spek #2, Ferianto Ricki, mengatakan Pengurus UKM Protokoler tahun ini menargetkan 600 pendaftar saat pembukaan rekrutmen.

"Namun, yang mendaftar mencapai 1.233 orang. Hal ini mengindikasikan tingginya minat mahasiswa terhadap ruang pengembangan diri di luar aktivitas akademik," kata Ferianto.

Menurutnya, tingginya animo mahasiswa menjadi peluang bagi Unhas untuk menemukan dan mengembangkan talenta di bidang komunikasi, kepemimpinan, kedisiplinan, pelayanan, kerja sama tim, hingga kemampuan menghadapi situasi dinamis.

Prof. Ruslin mengatakan mahasiswa perlu diberikan ruang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensinya. Pengalaman langsung di lapangan, kata dia, dapat membentuk praktik terbaik sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa.

"Mahasiswa perlu diberi ruang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensinya. Pengalaman langsung di lapangan akan membentuk best practice, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuat mahasiswa lebih matang dan bijak dalam menghadapi berbagai persoalan," ujarnya.

Sementara itu, Pembina UKM Protokoler Unhas, Ishaq Rahman, mendorong pengembangan keprotokoleran yang inovatif dan adaptif. Salah satunya melalui konsep green protokoler dan accessible protokoler dalam penyelenggaraan kegiatan di lingkungan kampus.

"Green protokoler dapat diarahkan pada penyelenggaraan kegiatan yang lebih ramah lingkungan, sementara accessible protokoler menempatkan aksesibilitas sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan acara. Saya membayangkan ada kegiatan di Unhas dimana MC atau petugas protokoler adalah penyandang disabilitas," kata Ishaq.

Pro-Spek #2 mengusung tema "Communicate with Confidence, Create with Purpose". Kegiatan tersebut diisi materi public speaking dan pemanfaatan AI dalam komunikasi digital dengan menghadirkan Siti Ramadana dan Rois Surya sebagai narasumber. Turut hadir Kepala Subdirektorat Penyiapan Karir pada Direktorat Kemahasiswaan Unhas, Burhan Kadir. (adl)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak